It’s about English and Me

Another postingan geje from Song Eun cha. Yang ga suka ga usah baca, it’s just curhat time.

Sebenernya udah pernah sih ngerasa agak galou kaya gini, udah sering banget yah malahan.Tapi rasa2nya ke-galou-an itu keungkit2 lagi dan emang ada sesuatu yang seolah sengaja mainin perasaan sehingga sampe lah gw pada perasaan galou lagi. Mungkin ini lebih tepatnya soal pride yah if I may say.

So, what is English? What is English for non-native speakers?
You may easily say that you are able or fluent in English. You are very very confident to update your social media status by using English. Mentioning your friends and tweeting with English. There is no doubt for your grammatical errors or something else.
Yup! Actually, for non-English native speaker, grammar is not a big deal. As long as you understand what the native speakers say and they do understand your utterances, you’ll definitely agree that your English is EXCELLENT!
But the thing is different for me. I spent years by using English on my everyday activities, and I think I’ll spend my whole life for English.
I experienced how hard to say a whole sentence that comes up on my mind, I experienced how I’m going crazy while writing not only academic essays, but also writing fiction or reader response. And I still experience the same thing.
Maybe, when you heard that I’m majoring in English language and literature. You’ll say “okay, English. So, what a big deal? There’s nothing special. I’m fluent in English. Then, what to say?”
And if you say so, you are a big dumb, clumsy, moron human people!
Nah, ada yang ngerasa phrase “human people” di atas salah? If you say so, then I’ll easily say that you don’t even know English!!! .kekekekek.

Jadi intinya, gw ga suka kalo ada orang yang ngeremehin soal English ato pun yang ga berkecimpung di dunia ini dan ngerasa udah oKEY banget English-nya. Just remaining you yah, a smart person will not tell anyone how smart s/he is or tell anyone how many languages that s/he is able to speak. People will easily find how smart a person is by seeing her/his manner.
Gw pribadi ga bermaksud buat bilang kalo nih gw ini kuliah jurusan sastra Inggris dan itu tuh ga gampang. Jadi intinya gw itu pinter lah yah! No! No! Gw akuin banget kalo gw emang bangga bisa masuk jurusan ini, terlebih di kampus gw jurusan ini merupakan jurusan dengan passing grade tertinggi dan emang susah buat bisa tembus di jurusan ini. Tapi gw juga ngaku kalo kuliah di jurusan ini tuh is not easy as I thought. There are lots of barriers everyday. Memang barriers itu lah yang bikin gw semakin kuat dan berkembang tiap harinya. Tapi seriously, gw akan sangat getting mad kalo ada yang ngeremehin soal ini. Pernah one day, ada temen gw yang heran kenapa gw ngerasa sulit buat bisa dapet nilai bagus di bahasa Inggris dan dia dengan entengnya bilang klo dia dapet grade A di makul bahasa Inggris. Oh! C’on! It’s not a big deal if you get grade A of English in your non-English major. Yeah! itu sih sama aja sama English tingkatannya SMA -_-!!

Dan yang bikin gw ngerasa pride gw diinjak itu tuh. Ada suatu kejadian belakangan ini di mana orang2 yang merasa begitu yakin dengan kemampuan mereka cas cis cus in English itu meremehkan ketentuan English itu sendiri. Gw ga suka dikritik, terlebih kritiknya tidak membangun dan tidak datang dari sang expert. Dan karna gw ga ngerasa udah expert di English, gw ga berani u/mengkritik. Yah, biarkan ajalah mereka bakalan malu sendiri dengan English mereka yang belepotan depan para experts ato native speakers nantinya.

Awalnya gw emang marah, soal kritikan yang keliatannya cuma nunjuk dan nyari2 kesalahan gw. Padahal orang yang memberi kritik itu sendiri blm sempurna. oKey, nobody’s perfect yah! Tapi bisa kan yah kasih tau dengan cara yang baik dan benar. That’s why I declare on this blog that “PATRONIZING IS NOT ALLOWED”
Gw akan senang dengan orang2 yang berbagi pengetahuan dengan cara yang baik tanpa menimbulkan kesang bahwa orang itu lebih pintar atau sebenarnya berniat mengajari. You are bloody jerk!!! >.<

Gw akan terus belajar untuk memperbaiki yang masih salah dan akan selalu humble.

Gonna share with you a memorable quotation from character Atticus in “To kill a
mocking bird” by Harper Lee.

“Don’t judge someone until you step on his feet.”

9 thoughts on “It’s about English and Me

      • ak jg baru baca infonya tadi.
        itu tuh, acara ETUDE gtu. si wartawan sama penterjemahnya tuh ga bener, jdi MC sama peserta sibuk sendiri, dan SHINee-nya jadi clueless gtu sama apa yang dibicarain wartawan dan MC.
        jadinya SHINee diem2 sambil senyum2 ajh tnpa tau apa yang diomongin, udh gtu mereka pergi gtu ajah. Aduh, ga jelas banget pokonya -_-a

Gimme Lollipop

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s