The Uninvited

Recommended movie yang pertama adalah “The Uninvited”. Yup! Ini adalah American versionnya film Korea “A tale of two sisters”.
Nah, kalo yang pernah baca FF Song eun cha yang judulnya “Dazzling Autumn” pasti pada tau deh yah plot-nya kaya gimana. eheheh. Secara FF itu memang terinspirasi dari “A tale of two sisters.”


“A tale of two sisters” sendiri merupakan sebuah legenda Korea tentang kakak-adik bernama Janghwa dan Hongryeong. Soal bener engganya cerita ini pernah terjadi, yah namanya juga legendašŸ˜›
“A tale of two sisters” ini dimainkan oleh teteh-teteh kembaran aku nih. ekekek. Yup! Im Soo jung dan Moon Geun young eonni. Buat yang belum nonton, disarankan nonton dulu “A tale of two sisters”.
tapi yah itu, di sini plot-nya bingungin banget. Dan otak perlu kerja keras buat bisa mencernanya.eheheh.
Jadi intinya “A tale of two sisters” itu menceritakan soal adik-kakak yang tinggal di sebuah rumah dan mereka itu melawan wanita -ibu tirinya-. Mereka ga suka sama sang ibu tiri yang jahat dan semena-mena. Nah, karena plot yang membingungkan. Maka Eun cha recommend banget buat langsung nonton versi Amerikanya. Kenapa? soalnya versi Amerika-nya itu, tingkat kebingungannya masih bisa dijelaskan dengan logika *lho?*

oKEY, Now into “The Uninvited”

The Uninvited – 2009Ā 
Directed by : The Guards BrotherĀ 
Produced by : Michael Grillo, Ivan Reitman, Tom Pollock, Walter F Parkes, Laurie Macdonald, Riyoko Tanaka.Ā 
Screen play by : Craig Rosenberg, Doug Miro, Carlo Bernard.Ā 
Based on : “A tale of two sisters” Korea by Kim Jaee woon.Ā 
Starring : Emilly Browning, Arielle Kebbel, Ellizabeth Banks, David Strathairn, Jesse Moss.
Ratting versi song eun cha : five stars

Cerita dimulai dari Anna (Emilly Browning) yang dijemput ayahnya dari panti rehabilitasi (Tepatnya RSJ). Anna ngerasa seneng banget karena Dr.Siberling yang menanganinya udah ngijinin Anna pulang dan bilang kalo ingatan Anna udah mulai membaik. Begitu sampe di rumah, satu-satunya orang yang pengen Anna temuin adalah Alex (Arriel Kebbel) -sodara perempuannya. Keduanya saling melepas rindu dengan main dan berenang di kolam -kaya laut gitu- yang ada di deket rumah mereka.

Di tengah-tengah kesenangan mereka, Allex nyerita betapa sedihnya dia tinggal sendirian di rumah itu dan harus ngeliat Ayah dan pacar barunya yang mereka benci.
Sementara Anna sendiri justru penasaran sama ingatannya soal boat house- tempat ibunya dirawat selama sakit-. Diingatannya, di malam saat kebakaran yang membuat ibunya meninggal itu. Anna inget kalo dia lagi ada di pesta, di tepi pantai sama Allex. Tiba-tiba dia ingin pulang dan inget ibunya. Untuk bisa sampai di rumahnya, Anna perlu lewat hutan gitu. Nah, tiba-tiba Anna nemuin beberapa bungkusan besar yang diikat. Bungkusan itu berlumuran darah dan Anna penasaran sama isinya. Awalnya Anna mengabaikan bungkusan itu, tapi dia ngerasa kalo bungkusan itu bergerak. Anna membuka bungkusan itu dan kaget pas liat isinya adalah potongan-potongan tubuh anak perempuan berambut merah dan wajah pucat. Setelah itu yang Anna ingat adalah boat house tempat ibunya yang tiba-tiba meledak.

Dari situ Anna sering banget ngeliat anak perempuan berambut merah itu di mana-mana, dia juga ngeliat hantu ibunya yang terbakar dan bilang pembunuh. Anna dan Allex akhirnya menafsirkan kalo itu adalah petunjuk dari ibunya bahwa kebakaran di boat house itu bukan kecelakaan tapi sengaja dilakukan.
Dan satu-satunya orang yang mereka curigai adalah Rachael (Elizabeth Banks) yang dulunya adalah perawat sang ibu selama sakit.
Anna dan Allex yang dari dulu emang ga suka sama Rachael ini langsung melakukan penyelidikan. Dari penyelidikan itu, akhirnya Anna tau kalo ternyata Ayahnya itu udah meikahi Rachael pas Anna masih di panti rehabilitasi.

Penyelidikan Anna-Allex menemukan titik terang pas ketemu sama Matt (Jesse Moss) yang notabene pacar Anna. Matt bilang sama Anna kalo dia tahu apa yang terjadi di malam kebakaran itu. Dia ngikutin Anna pulang dan liat semuanya. Matt belum sempet cerita karena ada Rachael yang menginterupsi. Matt yang kerja di supermarket dan bertugas buat mengirim supply bahan pokok ke rumah Anna itu diminta Rachael untuk berhenti mengirim supply dan berhenti bertemu Anna.

Kecurigaan Anna sama Rachael makin kuat, maka ia membuat janji u/bertemu Matt di tebing deket rumah Anna jam.11 malem. Matt janji bakal nyeritain semuanya. Tapi di waktu yang dijanjikan Matt ga dateng, dan paginya Matt ditemukan tewas tenggelam dengan tulang punggung yang patah karena terbentur bebatuan.

Anna jelas terpukul, dan semua orang menganggap kalo dia masih sakit -gila- karena bilang kalo semalem Matt tiba-tiba dateng ke kamarnya dan bilang minta tolong karena tulang punggungnya tiba-tiba patah.

Di hari pemakaman Matt, Anna tiba-tiba ngeliat lagi anak perempuan berambut merah. Anak itu bersama dua adik laki-lakinya seolah menggiring Anna ke suatu tempat. Dan tibalah Anna di pemakaman keluarga “Wright” di mana terdapat tiga nisan anak-anak.
Anna dan Allex semakin curiga kalo anak-anak itu, kematian Matt dan kebakaran yan menewaskan ibu mereka itu ada hubungannya dengan Rachael. Akhirnya, di malam di mana Ayah Anna pergi, Anna-Allex melakukan penyelidikan lebih dalam. Mereka mendapat artikel di internet bahwa Wright bersaudara dibunuh oleh pengasuh mereka yang terobsesi oleh Ayah dari anak-anak tersebut.
Istri dari Wright telah meninggal, kemudian Wright membayar pengasuh bernama Mildered camp untuk mengasuh anak-anaknya. Tapi ternyata sang pengasuh jatuh cinta dan terobsesi dengan Wright, sehingga ia menyingkirkan siapa pun yang menghalanginya untuk mendapatkan Wright, termasuk anak-anaknya.
Disebutkan bahwa Camp membunuh Wright bersaudara dengan menyuntkikkan obat bius sebelum akhirnya menikam mereka berkali-kali hingga tewas dan memotong-motong tubuhnya.

Anna-Allex yakin bahwa Rachael adalah Mildered Camp. Dan persis seperti dalam artikel, Rachael jatuh cinta pada Ayah Anna dan ia adalah seorang perawat yang bisa dengan mudahnya menyuntikkan obat bius pada Anna dan Allex.
Malam itu terjadi keributan di rumahh, Anna dan Allex berusaha ke luar rumah dan mencari bantuan polisi untuk menyelamatkan mereka.
Tapi usaha Anna sia-sia, sang polisi malah manggil Rachael buat nenangin Anna. Anna sedih dan kecewa soalnya semua orang mengaggap jiwanya masih terganggu.

Rachael menyuntikkan obat bius ke Anna dan membawanya pulang. Pikiran Anna menerawang soal cerita gimana Mildered Camp menghabisi Wright bersaudara. Ia juga inget sama Allex yang ada di rumah karena udah lebih dulu dibius sama Rachael. Kesadaran Anna semakin menurun saat Rachael membawa Anan ke kamar dan mengganti pakaian Anna. Cuma Allex yang Anna liat lagi mengendap di belakang Rachael sebelum semuanya jadi gelap.

Anna bangun dan mendapati dirinya sendirian di kamar. Dia beranjak dan nyari Allex, tapi dia terkejut waktu liat ada jejak darah memanjang dari pintu kamar. Anna terus ngikutin jejak darah itu sampai ke halaman rumah. Anna semakin ketakutan saat jejak darah itu berakhir di tempat sampah, dengan gemetaran Anna membuka tempat sampah dan berusaha menyingkirkan plastik hitam yang menutupi sesuatu di dalamnya.

Nah, reviewnya sampe situ yah. Yang penasaran silakan nonton langsung yah. Thriller-nya ga bohong deh. Sumpah suka banget.ekekekek.

Gimme Lollipop

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s