Dead Silence

Dead Silence

Year : 2007
Directed by : James Wan
Produced by : Mark Burg | Ored Koules | Gregg Hoffman
Written by : Leigh Whannel
Starring : Ryan Kwanten | Amber Valletta | Donie Wahlberg | Bob Gunton
Rating versi Song Eun cha : four stars

Cerita di mulai dari pasangan muda – Jamie dan Lisa yang menerima sebuah paket misterius. Tertulis nama Jamie Ahsen di sana, tapi tidak ada nama pengirimnya. Paket tersebut sangat besar dan panjang, bentuknya seperti peti mati untuk anak-anak.

Jamie segera membuka paket tersebut dan isinya adalah sebuah boneka kayu berukuran anak kecil. Di belakang kepala boneka tersebut tertulis sebuah nama – Billy. Boneka kayu tersebut adalah boneka yang biasa digunakan untuk pertujukan pada jaman dahulu, di mana ada seseorang yang mengendalikan boneka, dan memiliki suara perut yang dianggap sebagai suara si boneka.

Meskipun tidak tahu dari siapa datangnya paket tersebut, tapi Lisa terlihat sangat senang. Sedangkan Jamie justru teringat dengan Children’s rhyme saat ia kecil dulu.

Beware the stare of Marry Shaw. She has no children, only dolls. And if you see her in your dreams. Be sure you never, ever scream.

Jamie kembali setelah membeli makan malam dan terkejut mendapati istrinya tewas di atas ranjang di kamar ditutupi oleh tirai. Kematian istrinya sangat tidak wajar, matanya terbelalak dan mulutnya terbuka sangat lebar, gigi-giginya rontok seolah ada sesuatu yang baru saja keluar dari dalam mulutnya.

Karena tidak ada jejak mencurigakan dan saksi, maka detektif yang menangani kasus Jamie mencurigai bahwa Jamie yang telah membunuh istrinya sendiri. Jamie tertekan dan baru menyadari bahwa kematian istrinya ada hubungannya dengan paket berisi boneka yang tiba-tiba datang ke apartemennya. Jamie  membongkar peti pembungkus boneka itu dan terkejut saat akhirnya menemukan label yang bertuliskan bahwa boneka itu adalah buatan seseorang bernama “Marry Shaw”. Jamie segera meluncur ke kampung halamannya saat ia kecil – Ravens Fair untuk menemui ayahnya.
Ravens fair adalah sebuah kota kecil yang terlihat setengah mati karena teror hantu Marry Shaw.

Hubungan Jamie dengan sang ayah sangat buruk, ia bersikap sangat buruk saat datang ke mansion ayahnya di Ravens Fair. Dilihatnya sang ayah telah duduk di kursi roda dan tidak berdaya, bahkan ia berbicara menggunakan alat bantu bicara. Jamie begitu membenci ayahnya karena hal yang dilakukan ayahnya di masa lalu- menceraikan ibunya dan mengirim Jamie ke tempat yang jauh dari Ravens Fair. Meskipun ibu tiri Jamie meyakinkan bahwa ayahnya telah berubah, tapi Jamie tetap pada pendiriannya. Membenci ayahnya dan berusaha mencari tahu seorang diri tentang kematian istrinya yang misterius.

Jamie bertemu Henry, seorang pria tua yang mengurus pemakaman istrinya. Henry telah bekerja sebagai pengurus mayat, pekerjaan yang ia warisi dari ayahnya. Ia terkejut saat mayat Lisa datang dan kondisinya sama persis dengan beberapa penduduk Ravens Fair yang dulu meninggal karena terror Marry Shaw. Hal ini mengganggu Henry, ia merasa Ravens Fair belum aman dari Marry Shaw dan ia yakin bahwa Marry Shaw kembali untuk menuntaskan dendamnya.

Jamie kembali menyelidiki mengenai siapa itu Marry Shaw, ia yakin bahwa legenda Marry Shaw bukanlah sekedar legenda untuk menakuti anak-anak agar tidak berbuat nakal. Henry menceritakan kegelisahannya mengenai terror Marry Shaw seteah ia melihat mayat Lisa dan mulai menceritakan siapa Marry Shaw pada Jamie.

Marry Shaw adalah seorang seniman tua, ia hidup seorang diri di teater bersama boneka-boneka yang ia anggapa anak yang tidak pernah dimilikinya. Keahliannya adalah memainkan puppet dengan suara perut. Teater akan penuh sesak setiap kali Marry Shaw menampilkan kebolehannya bersama puppet kesayangannya yang bernama Billy. Kematian Marry Shaw menimbulkan terror tersendiri bagi warga Ravens Fair, terlalu banyak hal ganjil dalam kematiannya. Dalam surat wasiatnya, Marry Shaw meminta untuk dimakamkan bersama anak-anaknya *boneka* dan ia minta agar dirinya dijadikan boneka *puppet*

Jamie memperdalam penyelidikannya, ia datang ke makam Marry Shaw. sesuai cerita Henry, dalam surat wasiatnya yang meminta untuk dikuburkan bersama anak-anaknya *boneka-bonekanya* yang seluruhnya berjumlah 100. Jamie mencari nisan bernama Billy dan menemukan bahwa peti Billy telah kosong, ia yakin ada seseorang di balik semua ini dan mengirimkan boneka Billy padanya.
Penyelidikan Jamie semakin menemukan titik terang, hingga ia terlibat dalam sebuah pencarian hebat yang menaikkan adrenalin.

Di saat pencariannya hampir membuahkan sebuah logika, Henry justru ditemukan tewas, begitu juga detektif yang menangani kasus Jamie yang mengikutinya hingga ke Ravens Fair.

Hoi! jangan tegang! .kekekek. sekian review-nya, mau menuntaskan ketegangan dan rasa penasaran? yuk mangga dicek movie-nya. Lumayan memacu adrenalin looh.heheheh.😛

Gimme Lollipop

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s