Insidious

Here comes the next recommended movie from Song Euncha. Yay! It’s Insidious.

Adalah film psikologi Horror Amerika tahun 2011 besutan James Wan *sutradara Saw dan Paranormal activity* But wait, buat yang pernah nonton Paranormal activity dan kecewa sama ceritanya *kaya Euncha* kalian jangan dulu takut kalo film yang satu ini bakalan sama mengecewakannya. Engga ko! That’s why I recommend this movie.

Insidious – 2011

Directed by : James Wan

Produced by : Jason Blum, Oren Peli, Steven Schneider

Written by : Leigh Whannell

Starring : Patrick Wilson, Rose Byrne, Ty simpkins, Barbara Hershey, Lin Shaye, Andrew Astor

Rating versi Song Euncha : three stars

Cerita dimulai saat suami-istri Lambert, Renai dan Josh pindah rumah. Mereka dan ketiga anak mereka menempati rumah baru yang cukup luas. Saat sedang merapikan barang-barang di rumah barunya, Renai dan putra pertamanya-Dalton- melihat foto album. Saat itu Dalton menanyakan kenapa tidak ada foto-foto ayahnya saat masih kecil? Dan Renai menjawab bahwa ayahnya tidak punya foto semasa kecil karena pemalu dan tidak suka difoto seorang diri.

Hingga suatu hari, Dalton bermain-main di attic (gudang yang ada di bagian atas rumah/atap). Saat sedang bermain, ia menemukan tangga kemudian memanjatnya. Sayang, ia terjatuh dari tangga dan membuatnya cedera. Kedua orangtuanya lalu memarahi Dalton dan melarang Dalton untuk naik lagi ke attic. Hari berikutnya setelah Dalton jatuh dari tangga, ia tidak bangun lagi. Kedua orangtuanya panik dan membawa Dalton ke rumah sakit. Mengejutkan! karena sang Dokter mengatakan bahwa Dalton koma.

 

Tiga bulan berlalu, Dalton masih tak sadarkan diri. Kedua orangtuanya memutuskan untuk merawat Dalton di rumah. Dari sinilah keanehan dimulai. Renai menemukan begitu banyak hal-hal aneh di dalam rumah. Ia mendengar suara-suara aneh dari monitor suara bayinya, jejak tangan berdarah di ranjang Dalton, dan bayangan lelaki asing di dekat ranjang bayinya. Suasana semakin aneh saat putra kedua Renai- Foster mengatakan ia tidak suka karena Dalton selalu berjalan-jalan tengah malam di dalam rumah. Keanehan terus bermunculan. Bahkan Renai yang sedang membuang sampah, tiba-tiba melihat gadis kecil di dalam rumahnya sedang menari diiringi musik dari radio.

Renai yakin, bahwa ada sesuatu yang aneh dengan rumah baru mereka. Maka, ia memutuskan untuk membawa anak-anaknya pindah ke rumah lain. Setelah pindah, justru keanehan kembali berlanjut. Renai yakin bahwa hal-hal aneh itu mengikuti ia dan keluarganya. Setelah membicarakan ini dengan ibu mertuanya, akhirnya mereka sepakat untuk menghubungi paranormal langganan keluarga Josh.

Datanglah Elise sang paranormal beserta dua orang asistennya. Mereka mulai menyelidiki rumah baru Renai-Josh. Menggunakan perlengkapan pendeteksi hantu. Tidak ada yang mereka dapat selain dua gadis berpakaian jaman dulu yang tertangkap kamera hantu. Elise lalu melakukan mediasi. Ia menyimpulkan bahwa Dalton memiliki kemampuan astral. Sejak kecil, setiap kali tidur, rohnya keluar dari tubuh dan bermain-main ke alam lain. Dan penyebab Dalton koma saat ini adalah karena roh-nya terlalu jauh bermain dan tidak bisa kembali. Elise lalu memeriksa kamar Dalton, ia lalu mendeskripsikan kepada asistennya, yang lalu menggambarkan deskripsi makhluk berwarna hitam, dengan wajah merah dan mata cekung. Makhluk tersebut berada tepat di bagian atas dinding kamar Dalton.

Renai terkejut saat melihat gambar hasil deskripsi Elise, karena itu adalah makhluk yang sebelumnya pernah ia lihat di dalam rumah. Josh, awalnya tidak percaya dan menuduh Elise adalah penipu. ia tidak setuju pada bantuan yang ditawarkan Elise untuk membuat Dalton bangun. Hingga Josh melihat gambar-gambar buatan Dalton yang ditempel di dinding dekat meja belajarnya. Josh melihat beberapa gambar yang menunjukkan bahwa Dalton sering melihat dirinya sendiri saat tidur, lalu makhluk hitam berwajah merah, persis seperti yang dikatakan Elise.

Akhirnya misi penyelamatan Dalton dimulai. Elise mengatakan bahwa Josh lah satu-satunya orang yang bisa menyelamatkan Dalton dari dunia bernama ‘The Future’ -tempat Dalton tersesat- yang merupakan dunia orang-orang yang telah mati. Elise mengatakan bahwa Dalton memiliki kemampuan astral adalah turunan dari Josh. Ibu Josh akhirnya menceritakan bahwa Josh-pun waktu kecil punya kemampuan bermain ke alam lain saat sedang tidur. Itu dibuktikan saat dalam setiap foto Josh, selalu muncul bayangan nenek dengan pakaian pengantin. Itu lah sebabnya seluruh foto masa kecil Josh disembunyikan.

Dengan suatu cara seperti hipnotis, Josh akhirnya dikirim ke ‘The Future’ untuk mencari Dalton. Berbagai hal menegangkan ditemui Josh dalam usahanya menemukan Dalton.

Nah, apa akhirnya Dalton ketemu dan bisa pulang lagi ke rumah? Yang kepo silahkan segera nonton yaa? .hhe.

What I like :

  • Insidious ini bener-bener memicu adrenalin. Terlebih adegan di mana Renai mulai menemukan hal-hal janggan di dalam rumah. Sumpah! ada satu scene yang bikin Euncha teriak kesel, plus satu scene yang bikin Euncha suerr kaget mampus laah.hha.
  • Scene di mana roh Josh mencari Dalton pun ga kalah menegangkan. Ada begitu banyak hal yang terlihat biasa tapi bener-bener menyeramkan. Salah satunya pas Josh lihat ada wanita lagi nyetrika baju, wanita itu keliatannya kaya patung lilin yang sama sekali ga bergerak, tapi ternyataa….
  • Hantu nenek dengan pakaian pengantin yang selalu muncul di foto2 masa lalunya Josh juga suerr serem banget penampakannya.

What I dislike :

  • Agak kecewa dengan pergulatan Josh dan makhluk hitam berwajah merah yang menurut Euncha kurang greget.
  • Masih ga ngerti apa benefit yang didapet si makhluk hitam itu kalo dia berhasil bikin Dalton ga bisa balik lagi ke tubuhnya.
  • Ending-nya boo!!! gantung greget.hhe.

Gimme Lollipop

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s