[Ficlet] I need romance #2 – Humming

Main cast :

Kim Ki bum [Key] | Min Hyeri [OC]

Author             : Song Eun cha

Length             : Ficlet

Genre              :  Romance

 Rating              : PG 15

Tidak ada hubungan cerita antara I need romance #1 dan #2.

Gadis itu mendesah lagi, menghembuskan nafas berat dari mulutnya. Sesekali ia menengadahkan kepalanya sambil memejamkan mata. Wajahnya tidak tenang, gelisah dengan garis-garis yang menunjukan ketakutan yang tertahan.

“Masih tidak mau bercerita?” Namja berambut pirang yang sedari tadi memperhatikan tiba-tiba telah duduk di sampingnya. Membuyarkan pikiran si gadis.

“Oh!” gadis itu hanya bergumam pelan sambil menoleh ke arah si namja. Lalu kembali pada lamunannya. Begitu sendu dan sunyi.

Si namja tersenyum kecil. Ini memang hal aneh karena pacarnya itu tidak pernah seperti ini sebelumnya. Ia gadis ceria yang akan selalu bercerita saat ada masalah, yang akan menangis seperti anak kecil jika ia merasa sedih. Tapi kali ini, ia hanya diam, tidak mau melakukan apa pun. Menolak ajakan shopping dari pacarnya.

It looks terrible, isn’t it?” namja yang biasa dipanggil Key itu kembali bertanya. Sekadar memancing gadisnya untuk bercerita sedikit saja.

Si gadis menoleh lagi, menatap Key dengan tatapan sendu yang seolah meminta pertolongan. Lalu tersenyum kecil, cepat-cepat memalingkan wajahnya karena air mata meluncur tanpa permisi dari mata kanannya.

Key kembali tersenyum. Mungkin ini lah sisi sebenarnya dari seorang Min Hyeri yang sudah satu tahun ia pacari. Seorang gadis keras kepala yang sok terlihat tegar dengan ocehan dan temperamen buruknya. Tapi hari ini, Key melihat bahwa Hyeri begitu rapuh. Apa gerangan yang membuat gadisnya begitu lemah? Pikir Key.

Key merangkul bahu kiri Hyeri, sedikit meremasnya. “Kau tidak pernah seperti ini sebelumnya. Apa yang membuatmu begitu takut dan lemah seperti ini? hemm?”

Hyeri tidak menjawab, ia menggelengkan kepala sambil menunduk. Membiarkan tetes-tetes air mata membasahi celananya.

Key mendesah ringan. Sudah jelas yang dihadapi Hyeri bukanlah hal-hal yang menyangkut dirinya. Jika Hyeri begitu tertutup, mungkin yang tengah ia hadapi adalah hal yang begitu pribadi.

Perlahan, Hyeri menatap Key. Tidak peduli jika Key melihat ia menangis. Ia telah berusaha keras, tapi air mata itu tak mau berhenti menetes. “Aku.. tidak bisa menceritakannya, Key. Mian.” Ungkapnya singkat. Mengatupkan lagi bibirnya erat.

“Tidak ingin membaginya denganku?” Key mengelus pundak Hyeri.

Hyeri hanya menggeleng. Kepalanya kembali tertunduk.

Tangan kanan Key merengsek, berusaha menggenggam kedua tangan Hyeri yang tersimpan apik di atas pahanya.

Hyeri kembali menatap Key. Memperlihatkan lagi wajah sendu bercucuran air mata. Kali ini, Key tidak kembali bertanya, ia tersenyum. Berharap dengan sebuah senyuman, Hyeri akan tersenyum. Benar saja, meski masih menangis, tapi Hyeri tersenyum.

“Aku tidak tahu apa yang membuatmu begitu rapuh. Tapi jika kau lelah, beristirahtlah. Tidurlah untuk melupakannya.” Saran Key.

Sesenggukan, Hyeri berusaha memberi penjelasan. “The thing follows me around like ghost, Key. Even in my sleep, I’ll find a nightmare.” Ungkapnya sendu, lantas kembali menangis.

Key tersenyum getir. Apa yang dihadapi Hyeri sepertinya begitu pelik hingga gadisnya bahkan tidak mau untuk sekedar memejamkan mata dan mengistirahatkan hati dan pikirannya.

Listen! Aku tidak tahu mengapa kau tidak mau berbagi masalah ini dengaku. Mungkin itu terlalu pribadi. Aku tidak akan memaksamu untuk menceritakannya. Tentu itu membuatku bingung,” Key menghentikan kalimatnya, lantas kembali tersenyum. Membuat Hyeri menautkan kedua alisnya.

“Kuharap aku punya indera keenam untuk membaca pikiranmu. Tapi, sayang aku tidak punya,” lantas ia tertawa renyah. Berusaha mencairkan es yang begitu dingin.

Hyeri tersenyum meski ia kembali menangis.

“Andai aku bisa membantumu. Akan kulakukan apa pun. Tapi, aku tidak bisa membantu. Mian,” ia mengeratkan genggaman tangannya.

Hyeri tidak menanggapi, ia hanya diam menatap Key.

“Yang bisa kulakukan hanya menggenggam tanganmu seperti ini,” Key tersenyum kecil, meski tergurat rasa iba. “Aku ingin kau tahu bahwa kau tidak sendirian. Meski aku tidak bisa membantu, tapi setidaknya aku ada di sini untuk menemanimu jika kau ingin menangis.” Lanjutnya. Membuat air mata Hyeri semakin tak terkendali.

“Gomawo,” bisik Hyeri tertahan. Ia memaksakan seulas senyum meski gurat-gurat di wajahnya memaksa untuk kembali menangis.

“Kau mau aku memelukmu?” tawar Key.

Dengan cepat Hyeri menggeleng. Terlihat jelas bahwa gadis itu tidak mau menjadi lemah. Baik Hyeri maupun Key tahu bahwa Hyeri akan menangis seperti anak kecil jika berada dalam pelukan Key.

Arasseo.” Gumam Key sambil menganggukkan kepalanya ringan. “Kau tahu apa yang bisa membuatmu lebih baik saat sedang sedih?” tanyanya.

I already cry.” Jawab Hyeri cepat.

“Bukan seperti itu. Humming,” terang Key mantap.

Hyeri menautkan alisnya, kembali dibuat bingung oleh ucapan Key.

“Kau tahu humming kan? Nah, sekarang beritahu aku apa lagu kesukaanmu? Ah! Atau mungkin lebih bagus melodi kesukaanmu.”

Hyeri kembali menautkan alisnya. Bukannya ia tidak tahu apa itu humming, tapi ia tidak mengerti apa yang dimaksud Key dengan humming membuat suasana hati menjadi lebih baik. Kabar baiknya, apa yang diucapkan Key membuat tangis Hyeri terhenti. Fokus gadis itu teralihkan pada ucapan Key yang tidak ia mengerti.

“Nah, apa lagu kesukaanmu? Cepat beritahu aku!” pinta Key agak memaksa.

Sejenak Hyeri berpikir, ia benar-benar memikirkan lagu apa yang ia suka. “Dongbangshinki, Wish.”

Good! Sekarang cobalah bersenandung menggunakan lagu itu.” Pinta Key.

Hyeri jelas tidak paham, tapi ia tetap melakukan apa yang dipinta Key. Perlahan, meski ia merasa aneh, tapi tetap menyenandungkan lagu Wish.

Ani! Bukan seperti itu!” baru dua detik Hyeri memulai, Key telah menghentikannya. Membuat Hyeri semakin bingung. Jika seperti ini, bukannya akan merasa lebih baik, tapi emosinya akan naik dengan cepat. “Cobalah bersenandung dengan tempo yang lambat. Lambat sekali, seperti anak kecil yang sedang belajar mengeja.” Terang Key.

Hyeri memang masih bingung, tapi ia tetap melakukan apa yang dikatakan Key. Ia menyenandungkan lagu Wish dengan tempo yang begitu lambat, seperti anak kecil yang baru belajar mengeja. Ia melirik Key, merasa aneh dengan senandungnya.

“Nah, nikmatilah senandungmu. Jangan pedulikan apa pun yang ada di sekitarmu.” Terang Key.

Hyeri terus bersenandung, bersenandung dalam temp yang begitu lambat. Seperti yang diucapkan Key, ia berusaha mengenyahkan apa-apa yang ada di sekitarnya. Memfokuskan pikiran pada senandungnya. Perlahan, ia merasakan senandung lambatnya menguasai atmosfir. Hanya suara tidak merdu yang bersenandung lambat. Entah bagaimana, tapi senandung itu membuatnya merasa sedih. Suara biasa tanpa iringan musik, seperti suara orang yang tengah bercerita jauh di sana. Perlahan, air mata itu jatuh lagi. Semakin banyak seiringan dengan senandungnya. Suaranya semakin tak karuan saat tangisannya semakin menjadi.

“Tetaplah bersenandung seperti itu.” Ucap Key. Ia hanya menatap Hyeri, seolah mengatakan bahwa apa yang dilakukan Hyeri adalah benar.

Hyeri terus bersenandung, tak peduli suaranya begitu buruk, tak peduli irama lagunya berubah karena tangisan. Ia terus bersenandung, bersenandung hingga lagu habis. Hyeri berhenti bersenandung, lalu menangis. Menangis dalam sunyi sambil membekap mulut dengan tangan kanannya.

Key kembali menggenggam kedua tangan Hyeri. Ia tersenyum saat mata mereka bertemu. “Menangislah.” Bisiknya. Lalu membiarkan Hyeri menangis sampai puas, sambil tetap menjaga dengan genggaman hangat tangannya.

Sepuluh menit berlalu, Hyeri mulai berhenti menangis meski tetes-tetes air mata masih membasahi pipinya. “Feeling better?” tanya Key. Hyeri hanya mengangguk, berusaha untuk tersenyum.

“Kau tahu? Saat kau sedih, cara paling ampuh adalah menangis. Tapi bukan menangis seperti anak kecil hingga kau lelah. Itu hanya akan membuatmu lelah. Tapi, menangis seperti tadi adalah mengeluarkan beban dalam hatimu. Kadang, untuk bisa mengeluarkan beban hati, kita harus fokus pada bagaimana cara mengeluarkannya, bukan pada bagaimana beban itu membuat kita sedih.” terang Key panjang lebar.

Hyeri tersenyum. Perlahan tangan kanan Key merengsek, mengusap air mata yang tersisa di wajah Hyeri. “Kapan pun kau merasa rapuh, aku ingin kau ingat bahwa aku selalu ada untukmu. Meski aku tidak bisa membantumu, setidaknya kau harus ingat bahwa aku akan selalu ada di sisimu, untuk membuatmu yakin bahwa kau tidak sendirian di dunia ini,” ia menjauhkan tangan kanannya dari wajah Hyeri, lalu kembali menggenggam tangan gadis itu. “Dan bahwa kau akan selalu punya tempat untuk berpegangan saat kau merasa akan jatuh, arasseo?”

Hyeri mengangguk keras, dengan cepat ia memeluk Key. “Gomawo, gomawo, Key.” bisiknya disertai setetes air mata yang kembali meluncur bebas membasahi t-shirt Key. Lantas kembali terisak, tapi kali ini bukan hanya mengeluarkan beban hatinya, tapi juga mengungkapkan kebahagiaannya karena ia memiliki Key yang akan selalu memegang tanganya kapan pun ia akan jatuh.

Key balas memeluk Hyeri, memeluk begitu erat. “You always have shoulder to cry on, Baby.” Bisik Key. Membiarkan Hyeri menangis dalam pelukannya.

=FIN=

32 thoughts on “[Ficlet] I need romance #2 – Humming

  1. huaaaaaaaa
    romantiiiiiiiiis
    /gelindingan di kasur/

    tadi smpt berpikiran klo ini horor.. tp…. malah bikin….. pengen….. meluk….. key T.T

  2. jiyaaaaa romantis sekaleeee….
    aq juga mau digituin~~~ *guling2* #plaaakkk

    tapi ide ceritanya bagus banget, eonn~ salit deh buat, eonni! sepuluh jempol buat cerita ini!!

  3. ka, ini apa???? Ini apa? Kok bisa bikin aku senyum-senyum ga jelas, terus tiba-tiba berharap jadi Hyeri, terus berharap yang dipeluk Key itu aku?

    Andai yah punya Key, “You always have shoulder to cry on, Baby.” Bentar…..sejak kapan Key jadi begini?

    • Hemm… ini kira2 sisi lain dari Min Hyeri *plaakkk*

      Sejak kapan ya? kalo ga salah sejak Key suka sama aku, jadi suka begitu deh dia.hhe. ^^v
      makasih Almira udah baca😉

  4. Namja berambut pirang????
    sempat terpikir ntu adalah temin…
    krn kan kl key lebih identik dgn mata kucing nya….*terbawa suasana ff lain*🙂🙂🙂
    humming????
    baru pernah dengar eun..
    mungkin bisa di praktekin waktu lg sedih kali ya….😉😉😉
    wahhhhhhh
    key romatis amirrrrrrrrrr
    jadi pengen di peluk key….😉😉😉😉

    • Iya, namja berambut pirang-nya Key. Soalnya Key udah lama rambutnya pirang melulu >.< *berharap dicokelatin*
      .hhe. iya yah, taemin juga rambutnya pirang ^^v

      Iya, humming tuh kaya bersenandung gitu. Boleh deh kapan2 dipraktekin. Mudah2an jadi feeling better juga kaya Hyeri.

      Tapi Key-nya udah dipeluk sama Hyeri tuh.hhe.
      Makasih yah udah baca😉

  5. key,,, peluk akyuuuhhh..haaaaaaa
    ternyata key bisa romantis juga yah..hahaaaa
    biasanya kan dia perannya cerewet n semaunya..haaa
    oke siip

  6. huaaa setelah sekian lama aku ga main ke blog ini, tiba-tiba udah publish empat ff aja, euncha eonni udah back, eoh? kalo memang iya welcome back eonniiii ^^~ skripsinya udah kelar ya eon? semoga udah:mrgreen:
    woahhh ceritanya romantis bangeeeet! tapiii… agak susah juga ngebayangin key umma jadi romantis gini setelah nonton shinee wonderful day, soalnya dia abstrak banget disitu #jederrr😆
    trus yg humming, baru tau aku eon-..- ya nanti kalo lg butuh(?) dipraktekin boleh itu.
    udahan ah komennya, ga bisa komen panjang lebar, aku masih excited soal comeback euncha eonni nih😀

    • Hai Mahdaaa… ke mana aja nih? .hhe.
      comeback? wah, blum comeback nih sepertinya.hhe. ^^v
      .hha. iiya, kayanya ga mungkin Key romantis begini yaa? lebih cocok Minho yang cocok begini.
      Betul, emang absurd banget deh key di situ. waktu nonton juga kadang suka pengen jitak Key gitu.hha.

      Eh? boleh sih kalo mau. Tapi soal ngefek apa engga nya ga tanggung jawab yaa ^6v

      .hhe. makasih mahdaaa😉

  7. Woaaaaaaa aku gak nyangka Key yang cerewet kaya ibu tiri plaaaaaakkkk (ditendang), bisa romantis gitu…
    Haduuuuhhhhh so sweet~
    kata-kata bijaknya buat aku kehabisan darah *loh
    Hyeri-ya boleh bagi peluk Key nya? Xd

  8. Tuh kan tiap koment di mobile ilang aja u,u
    ketik ulang hufh

    Woaaaaaaaa gak nyangka Key yang cerewet kaya ibu tiri plakkk bisa romantis gitu,, so sweetttttt
    kata-kata bijaknya itu buat aku kehabisan darah.loh
    bagus Euncha Eonni, ide cerita nya suka. Simple tapi WAH xd

  9. Ya ampuunn Kim sajangnim !!! Knp kau tiba2 begitu pengertian pada perasaan wanita? #eaaaa kebawa suasana
    Sweeet bgt onnie. Jadi pengen peluk abang konci.. #ntar gantian abis Hyeri *Plak😄

    Keep writing onnie ^^

  10. Eonni, Momo imnida.
    Huaaa~ joahe! joahe! kapan-kapan biar momo coba, nangis trus nyanyi kyk hyeri ^O^
    heh heh heh heheh , Key baik ya eon, pengertian gitu, momo pengen jadi hyeri.
    bikin cerita kyk gini lg eon, yang lebih lebih lebih lagi romance-nya, yang horror sekalian juga eon, momo pengen baca cerita horrornya eonni. muahahaha, mianhamnida eonni, momo merepotkan *bow ^O^

    • .hhe. boleh, Momo, kapan2 dicoba humming-nya. siapa tau efeknya sama juga kaya yang drasakan Hyeri.hhe.

      oKEY, Momo. Nantikan yaa. Mf nih kurang romance ff-ya, masih belajar romance. Gomawo udah baca😉

  11. Aaaaaaaa key sweet banget ><
    Eun cha, katanya msh belajar bikin romance. Tp ini koq romantis banget sihhhh?? udah bakat ahh..

    Sarannya key perlu dicoba nihh.. kyaknya ampuh..aku kadang pen nangis tp air mataku g bisa kluar *mlh curcol

    • wah? udah romantis yaa? Syukurlah.heheh. tapi sebenernya waktu nulis blm yakin juga ini udah romantis apa blm.kekek.

      yup, boleh dicoba ko. Mudah2an ngefeknya sama kaya ke Hyeri juga.
      Thank u sudah baca, Ummul😉

  12. udh lama gk mampir blog eon.. ternyata udh ksh hal2 manis kyk gini. aaahhh co cwiitt kibum… ternyata bersenandung bisa ngeluarin beban toh. praktekin ah~
    bikin lg key yg manis2 kayk manisan keke tp key jg udh manis kan ya eon? bawaannya pengen jilat2(?) key deh

  13. unniiiii.. ide cerita’a ga nyangka loohh.. bagus bgt.. ga terduga,. TT__TT jd penasaran sama hyeri’a knp dia nangis.. hihi.. key’a romantis bgtlah.. maulah digituin sama key klo lg sedih apalagi sedih gara” galau nilai semester 3 ini TT___TT

  14. Hyeri kenapa??? Punya masalah gamau berbagi dgn Key…..
    Aaahhh tapi manissnyaaa… Key kmu pacar yg pengertiaaaannn :*

Gimme Lollipop

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s