Excuse me, Miss – Part 1

excuse-me-miss

Part 1 – That accident

Main cast :

Kim Kibum [Key] | Min Hyeri

Supporting cast :

Choi Minho

Author             : Song Eun cha

Length             : Sequel

Genre              :  Romance, Life

Rating              : PG 15

Credit poster : Jiell

Sebelumnya mau minta maaf dulu sama yang nunggu beberapa sequel karena saya malah publish sequel baru. To be honest, saat ini pikiran Euncha suka agak2 ga jelas. Maklum deh ya, sedang mengalami emosi yang kurang bagus. Juga merasa untuk mengobatinya Euncha perlu banyak romance. Maka, publish-lah ff ini. Buat yang mau baca, silahkan. Yang engga juga ga apa2.🙂

Mungkin ini adalah kesalahan termanis yang pernah kulakukan dalam hidupku. Orang bilang, setiap orang akan mendapatkan kebahagiaannya dalam cara dan waktu yang berbeda. Lagipula, kebahagiaan itu bukan hanya sebatas materi dan harta yang bergelimang, yang menenggelamkanmu dalam silaunya dunia.

Bagiku, hukum rimba selalu berlaku. Mereka yang kuat adalah yang menang. Seperti manusia-manusia yang selalu kujumpai setiap hari. Beberapa adalah yang terkuat, mereka menang dalam gemerlapnya dunia fana. Menikmati silaunya kemewahan yang diperoleh dari tumpukan won yang didapat dengan cara berbeda. Mereka tertawa, bahagia saat dengan mudahnya tangan-tangan lembut nan terawat itu mengeluarkan lembaran won tanpa henti setiap jamnya. Menukarkannya dengan materi yang mereka katakan adalah keharusan yang tidak bisa ditunda.

Dengan bangganya mereka mengenakan kain-kain indah hasil karya perancang terkenal, duduk di café yang menjual secangkir kopi dengan harga yang setara dengan sepasang sepatu. Orang-orang itu duduk dalam café seharian, menghabiskan waktu dengan hal-hal yang selalu berhubungan dengan materi. Selalu.

Sementara mereka yang kalah. Mereka akan membanting tulang, bermandi peluh setiap detik demi mengumpulkan lembaran won yang kusut. Menyimpannya dengan apik dalam buku rekening yang mencatat angka-angka bernilai tak seberapa. Berharap angka-angka itu akan terrus menopang kelangsungan hidup mereka. Bukannya tidak ada keinginan untuk mendapatkan materi seperti yang dinikmati mereka yang menang, tapi keinginan itu hanyalah sebatas angan. Angan yang terkadang terwujud saat mereka memejamkan mata dalam lelah.  Tapi mereka, tidak pernah mengeluh. Mereka terus berusaha untuk mempertahankan hidup, menghargai setiap detik waktu yang mereka miliki.

Mungkin aku termasuk ke dalam golongan mereka yang kalah. Tapi bagiku, justru orang-orang seperti kamilah yang menang. Karena hidup bukanlah mencari kesenangan dari materi-materi yang selalu ditawarkan. Bagiku, hidup adalah situasi di mana perutmu terisi makanan sebelum kau bekerja, saat kau bisa memejamkan mata setelah hari yang melelahkan. Tentu saja bohong jika aku mengatakan tidak ingin mengenakan pakaian-pakaian cantik itu, atau memiliki gadget versi terbaru atau duduk manis seharian di salah satu sudut café dengan secangkir kopi paling mahal. Keinginan itu memang ada, tapi aku mengubur dan melupakannya. Hidup lebih penting dibanding hanya mencari kesenangan seperti itu. Bagiku, kesenangan adalah saat angka-angka dalam buku rekeningku bertambah, meski tidak banyak.

Hari itu, aku tengah mengelap meja-meja yang baru saja ditinggalkan pelanggan. Merapikannya lagi sebelum pelanggan lain datang. Dan saat itulah pertamakali aku melihatnya. Si mata rubah yang begitu congkak. Ia datang bersama seorang temannya, mengenakan setelan denim dan sweater hitam.

Mereka duduk di salah satu meja dekat jendela yang baru saja selesai kubersihkan. Tak lama hingga ia melambaikan tangannya ke arahku. “Excuse me, Miss.” Ucapnya. Aku berjalan menghampiri mejanya. Ia tidak banyak bicara, hanya menyebutkan pesanannya.

Vanilla latte. Itu yang dipesannya. Jenis minuman klasik yang sudah begitu terkenal dan hampir tenggelam karena munculnya jenis minuman lain. Ia akan tersenyum saat aku mengantarkan minuman itu ke mejanya.

Tidak banyak yang kutahu tentang lelaki itu. Hanya salah satu pelanggan café yang kemudian sering muncul. Mungkin ia adalah golongan dari orang-orang yang memenangkan persaingan di hutan rimba.

Excuse me, Miss.” Lagi, selalu kalimat itu yang ia lontarkan setiap kali memanggilku untuk segera mencatat pesanannya. Vanilla latte tak pernah ada yang lain.  Begitu juga hari itu, hari di mana aku merasa Tuhan tidak adil padaku. Hari di mana aku terlalu lelah untuk mengejar angka-angka untuk membuat adikku tetap melanjutkan sekolahnya, angka-angka untuk mempertahankan hidupku.

Vanilla la-“ minuman panas itu tumpah tepat mengenai ujung jas lalu merembet pada denim-nya. Aku terkejut bukan main. Tidak menyangka bahwa rasa pening dan lelah yang kurasakan membuat semuanya menjadi berantakan. Semua mata tertuju padaku.

Cwisonghamnida.” Aku tak berani menatap mata lelaki itu, hanya membersihkan ujung jas serta denim-nya dengan tissue. Ia tidak berkata banyak saat aku melakukannya. Kupikir ia adalah lelaki baik.

“YAA! KAU TAHU APA YANG BARU SAJA KAU LAKUKAN?” teriaknya. Lantas ia bangkit dan menatapku. Aku tersentak kaget. Mau tak mau aku menatap matanya. Melihat amarah yang begitu besar di sana. Ia begitu murka, seolah akan membunuhku.

Cwisonghamnida.” Lagi, hanya kalimat bodoh itu yang bisa kuucapkan. Lagipula, apa yang bisa kulakukan? Menelan seluruh kalimat pembelaan adalah hal terbaik yang terpikirkan olehku.

“Sudah, Key. Dia tidak sengaja. Lihat, wajahnya pucat, kurasa ia sedang sakit.” Teman yang selalu datang bersamanya itu berusaha menenangkan. Menekan bahu lelaki yang kini kuketahui bernama Key untuk kembali duduk.

“Kau tidak lihat apa yang baru dia lakukan padaku, Minho-ya?” ucapnya kasar.

Cwisonghamnida.” Ucapku lagi sembari membereskan cangkir. Lalu kembali mengelap ujung jas serta denim-nya yang terkena kopi. Tapi ia menepis tanganku, begitu kasar. Aku menundukkan kepala, hidupku memang keras, tapi aku tidak biasa diperlakukan kasar. Terlebih lagi oleh seorang lelaki. Aku memang bukan golongan orang yang memenangkan persaingan, tapi bukankah aku berhak untuk diperlakukan baik oleh seorang lelaki.

“KEY!” lelaki bermata besar yang tadi dipanggil Minho itu membentaknya. “Agassi, maafkan temanku. Emosinya sedang buruk.” Terangnya. Aku hanya tersenyum pada si mata besar. “Dia dijodohkan oleh orangtuanya, emosinya buruk sekali.” Tambah si mata besar.

“YAA CHOI MINHO! KENAPA KAU MENGATAKAN HAL BODOH SEPERTI ITU?” Lagi, Key berteriak.

Aku membungkukkan tubuhku pada Key, “Cwisonghamnida, kopinya akan kuganti dan untuk pakaian Anda…” aku menggigit bibir bawahku. Ragu dengan pemikiranku saat ini. Kutatap si mata besar, ia menatapku sambil tersenyum penasaran. “Jika Anda tidak keberatan, aku akan mencucinya.” Sungguh! aku merasa begitu bodoh saat mengatakan itu. Tentu saja kupertaruhkan gajiku bulan ini untuk menjamin pakaian mahal itu dicuci di laundry.

Mwo? mecucinya? Kau tahu berapa harga jas ini?” cibir Key. Aku sudah tahu itu. Aku sudah terbiasa direndahkan oleh pemenang persaingan rimba. Tapi mengapa kali ini rasanya aku ingin menangis? Apa karena rasa lelahku?

Arasseyo. Aku akan mencucinya di laundry.” Ucapku dengan suara pelan.

Kulihat Key terkekeh, “Kau tahu berapa harga yang harus kau bayar untuk mencuci pakaian ini?” ucapnya congkak. Aku hanya menggeleng sambil menundukkan kepalaku. “Sudahlah! Kau bisa mati mendengarnya.” Ucap Key.

Lelaki ini sungguh sombong. Sombong bukan main. Dibalik senyum manisnya setiap kali aku mengantarkan minuman kesukaannya ke atas meja tersimpan sifat menjijikan. “Hei Key, setidaknya dia berusaha meminta maaf. Kendalikan dirimu!” si mata besar kembali membelaku.

Key terkekeh, lalu kembali menatapku. “Di mana aku bisa bertemu pemilik café ini? kurasa ia harus memecat pegawainya yang tidak fokus ini.” ucapnya enteng, lantas ia bangkit. Berjalan santai menuju pintu staff.

Aku mengejarnya, memohon berkali-kali agar ia tidak melakukan hal itu. Kesalah yang kulakukan mungkin terlihat begitu fatal di matanya. Tapi jika aku kehilangan pekerjaan ini, akibatnya akan lebih fatal.

***

Semilir angin malam ini terasa begitu menusuk bagiku. Kutatap langit, begitu kelam. Tak ada bintang. Mungkinkah ia bersedih untukku? Kutatap sneaker lusuhku, memainkannya pada paving block yang kuinjak. Aku ingin berteriak, ingin meminta keadilan, tapi tidak tahu pada siapa. Benar! Aku baru saja kehilangan pekerjaanku karena lelaki sombong itu. Seharusnya insiden itu adalah hal kecil yang bisa dimaafkan dengan materi. Tapi, ia begitu keras kepala dengan pendiriannya. Mengancam akan membuat cafe menjadi sepi dengan mengatakan pada orang-orang tentang pelayanan yang buruk.

Hari ini, aku baru tahu bahwa kehidupan rimba begitu kejam. Para pemenang bukan hanya membuat kami silau dengan kemenangan mereka. Tapi, mereka juga menganggap hidup kami adalah mainan yang bisa membuatnya tertawa dikala penat.

Aku hanya diam, sedih, bingung. Bagaimana aku dan adik-adikku melanjutkan hidup kami? Uang tabunganku hanya akan memperpanjang hidup mereka selama beberapa hari saja. Lalu, bagaimana dengan hidupku sendiri? Tuhan, saat ini aku ingin mengatakan bahwa kau sangat tidak adil padaku. Bahkan kau tidak membiarkanku tertawa barang sebentar. Selalu menyibukanku dengan bagaimana caranya memperpanjang hidupku dan adik-adikku. Tuhan, aku selalu yakin, selama aku percaya pada-Mu, semuanya akan baik-baik saja. Tapi kali ini, bolehkah aku meminta untuk bertemu dengan malaikat kematian-Mu?

***

Pagi itu aku memburu waktu. Berlari dengan sneaker usangku. Si mata besar sahabat Key itu tiba-tiba menemuiku. Aku tidak tahu bagaimana ia tahu rumahku. Tapi ia bilang, ia merasa bersalah karena tidak bisa meredakan emosi Key saat itu. Awalnya, aku mengira bahwa itu adalah permintaan maaf klise dari pemenang yang ingin mempermainkan lagi hidup si kalah. Tapi, itu semua kutepis saat ia menawarkan pekerjaan padaku.

Di dunia ini, tak ada lagi yang lebih menarik perhatianku dibandingkan pekerjaan yang bisa menghasilkan angka-angka untuk memperpanjang hidup kami.

Mini market di dekat halte bus itu sedang memerlukan karyawan baru.” Terangnya. Tanpa pikir panjang, kubenahi diriku. Membawa data-data diri yang biasa mereka perlukan untuk merekrut karyawan.

Si mata besar. Dia seperti malaikat yang jatuh dari langit. Ia bahkan menawarkan tumpangan padaku. Tapi aku menolaknya, mengatakan bahwa bantuannya sudah lebih dari cukup. Ia lantas tersenyum, mengeluarkan sesuatu dari saku dalam jasnya. Secarik kertas, lalu menulis sesuatu di sana. “Ini nomor teleponku. Kau bisa menghubungi kalau-kalau ada sesuatu yang bisa kubantu.” Ucapnya, lantas memasukkan kertas tadi ke saku kanan kemeja merahku dan berlalu dengan kuda hitamnya.

Gomawo.” Hanya itu yang bisa kuucapkan. Lidahku terlalu kaku karenanya. Ia begitu menawan. Menghipnotis gadis miskin ini dengan kharismanya. Ia malaikat dari langit yang begitu tampan. Namanya Choi Minho.

=TBC=

48 thoughts on “Excuse me, Miss – Part 1

  1. Waahh ff bru lgi. .
    Hhmmm, hukum rimba ya. Mmang nyakitkan sih SIAPA YG MENANG DIA YG BERKUASA. .

    Ooo tdi ktanya key d-jodohkan, sma siapa eonni. . ? Asal jangan dengak nicole lgi ya. .
    Hehehehe

    d-ff ini key brperan antagonis ya. ? Tpi aku yakin key orang baik. .

    Jadi, eonni Heyri tunggu part brikut na semangat

    • Yang menang selalu yang berkuasa. Ah! memang menyakitkan dunia ini *lebai*

      nah, sama siapa coba? nantikan yaa.kekek.

      .hhe. skali2 Key-nya dibuat antagonis, kan kalo di Archangel bnyk yg kasihan sma Key. ^^v

      Ne, gomawo Heyri-ssi. Nantikan yaa part 2 nya😉

  2. semacam cinta segitiga lagi nih. wkwkwk

    si rubah ngeselin bgt ya di awal. hahahaha

    aduuuh mino.. kau malaikat tak bersayap. wkwkwk

    ditunggu lanjutannya~~~~^^

  3. huweeee… Bella kira ini lanjutan dari oneshot Key jd pelayan kmrn~~~~ *guling2*

    kok dsini Key jahat bgt? gk terima….#plaaak
    ah, saingan Key minho trus, nih… sabar, y, Key.

    ide ceritany bagus d, eonn… bella suka kata2ny ttg pemenang dan yg kalah, realistis bgt b^^d
    ayo, eonn! lanjut lanjut!

    • .hhe. pasti gegara liat posternya yaa? tadinya sih emang ini poster dibuat untuk lanjuutan FF yang Handsome waiter, Bella. Tapi FF sequel Handsome waiter gagal abisss… jadi deh bikin yang ini. maaf yah kalo bakalan rada gaje nih ff nya ^^v

      oKEY Bella. Nantikan yaa. Thank u😉

  4. ahh~ kupikir ini lanjutan ff yg kemaren itu, ternyata beda, makanya sempet bingung juga bacanya🙄
    evil kim dan angel choi… menarik! eh iya, kalo dipikir2 ffnya euncha eon slalu make mino buat orang ketiga. kkk~ mino sang orang ketiga:mrgreen:
    next part juseyooo~!! ^^

    • .ekekek. iiya, maaf yaa. Lanjutan ff yang Handsome waiter gagal banget. Jadi diganti sama ff ini ^^v
      .hhe. abisan kayanya Minho cocok aja jadi saingan Key. Kan mereka deket dan kadang suka berantem juga. Semisal orang ketiganya dibikin Onew, ah! ga cocok kayanya *alibi*
      oKEY, nantikan yaa. Makasih udah baca ff yang bakal rada gaje nih kayanya ^^v

  5. Eonni, Momo imnida.
    eonni, awal2 paragraph momo kira ini flashbacknya I would,😀 hahahahahaha muahahaha.
    bagus eonni, momo suka sama bahasa penulisannya ^O^. LANJUTKAN eonni! momo penasaran bgt sama sifatnya Key yang sangat baik dan tidak sombong~ Mhehehe.

  6. Owooww abang konci galak amat ya? Pengen aku ketok kepalanya deh saking keselnya hahaha..
    OMG Minho !!! Kau ngambil start duluan. Key bisa ngejar ga ya? #emang lg marathon😄
    Mana Hyeri nya udah terpesona duluan sama minho.. Huaaaa bakal complicated ni. 2 orang yg berteman baik menyukai wanita yg sama.
    Oh iya, tunangan Kim sajang siapa ya onnie? Jangan bilang itu Nicole? Liat apa yg aku lakukan #tarik nicole masukin ke kamar mandi trus kunciin selamanya *efek drama*😀

    Udah ah ntar kepanjangan commentnya..haha
    Aku tunggu lanjutannya ya onnie ^^

    • Hemm… bisa ngejar g yah, Key? Let’s see.hhe.
      Tunangnannya Kim sajang? kalo aku, Hwayong bakalan kunciin aku ke kamar mandi juga ga? .ahaha. *just kidding*

      Ne, nantikan yaa. Ga lama lagi ko😉

  7. wooaaa Key-ri comeback dengan FF baru, tapi bang Key kaya macan ya disini,eh , omongannya nusuk, so kaya kamu (key:emang gw kaya),
    hmmm…kalo inget hukum rimba suka kesel sendiri,lho okey abaikan, xd
    aku jadi tertarik ke Minho, hatimu seperti malaikat kodok(?), baik banget sama Hyeri,,
    lanjuutttkan Eonni, aku tunggu,, pasti ceritanya seru,…

  8. Lalala.. Penasaran gimana nnti dy bsa sama key, ini kependekan ga sih? Atau km biasa nlis sgini? Hehe,mklum reader baru hehe.

    Jangan dibuat galau ya… Pgnnya mah manis nis nis

    • Hai, Lalala. Wah, aku panggilnya apa nih? .hhe.

      iya, ini emang pendek banget ko. Aku biasanya nulis ff panjang banget malah.hhe.

      oKEY, makasih yaa udah baca. Nantikan selanjutnya😉

  9. Wah, da ff bru y? Maaf ru coment,ru bka email c, hehe..
    Critanya realiti bgt! Plagi mslah hkum rimba,sersa kyk n0ntn sinetron dtipi2, tp angelQ dsni jd evil y? Atau it cm awlnya ja? Wah, minho jd rival key trz nch.. Tp emg cock c mreka brdua,kyk bnern shabat,gt..
    Emg ksalhn trmanis hyeri pa? Wah,jd pnasaran..
    Dripada byk cincong, Q lanjut dch..
    Wat eun cha, keep writing ya..😉

    • Hai, Sisca. Ne, gpp ko. iya nih, ini ff baru Key-Ri couple. mudah2an suka ^^

      Nah, kesalahan termanisnya Hyeri mungkin bakalan dijelaskan di akhir ff *plaaakkk*
      Gomawo sudah baca😉

  10. Annyeong Eun Cha🙂

    Dari gelagat’a bakalan ada cinta segitiga nie.

    Dan Key nyeremin yah, beda dgn Minho. Sensitif juga, masa gara2 di jodohin marah’a kena si Hyeri sch, smpe di pecat pula.

    Puk puk Hyeri ….

    Asal ending’a jgn sama jjong aja ~keke

    • Annyeong, Neng😉 Wah udah lama nih Neng ga main ke sini.
      .hhe. sepertinya bersegi-segi nih cintanya.

      Eaaaa…. sama jjong aja deh endingnya biar seru *plaaakkk*
      Gomawo udah baca😉

      • Musibah kmrin Cha, email bermsalah jadi’a gak updte lagi kalo ada notif yg masuk kesitu.

        Pas udah bener, eh banyak postingan nie dari lollipop. Yudah, maen2 aja lagi kekeke

      • wah, pasti lupa pw yaa? .hhe.
        Tapi sekarang emailnya udah baik2 aja kan? .kekeke.

        iya nih, akhir2 ini lagi rajin update blog, tapi update-nya banyak yang ga penting.hhe. ^^v

  11. waaah fresh story lagi nihh unnie…..
    awal-awal bingung bacanya ………… ^^
    kata”nya banyak kiasan…..
    awal yg keren eonni bikin penasaran

    lanjut deh eon…. ^^
    ditunggu

    • Hai, Celia ^^
      Iya nih, ini Ff barunya Key-Ri couple. Di part awal ini emang rasa membingungkan sih, ditambah gaya penulisannya agak berbeda juga.
      Mudah2an part2 berikutnya ga bikin bingung.
      Thank u sudah baca😉

  12. Baru sempet baca hehe..
    ckckk it key nya minta dtimpuk yaa *digampar euncha xD
    sombong banget
    Okehh mungkin krn lg bad mood grgr dijodohin seperti yg dbilang monho. tp ttp aja..asli nyebelin bgt dsini -_-
    dan minho jd angel? apa mungkin bkln ad cinta segitiga dsini??
    Hmm lanjutt dulu…

  13. kenapa sih selalu key menjadi orng yg congkak? apa tampangnya yg mendukung ya? wkwk
    pas awal2 ngerasa cerita ini mirip ff orng lain dgn cast sama2 key. cuma gk tau kelanjutannya.

    uri kibum jahat bgt sih… trus minho pasti bkal jd malaikat dan jd tokoh ke2. moga aja kelanjutannya bkal ada surprise yg sama kyk cerita arhangel dlu. lanjut!

    • Selalu jadi orang congkak? Hemm, ga juga ko, Hana. Di Archangel kan Key ga jadi orang congkak.heheh.
      Wah? judul ff nya apa Hana, aku jadi penasaran.

      Amiin. Mudah2an ada surprise dan ga mengecewakan.
      Thank u😉

  14. Annyeong~ kaa Euncha aku lanjut lagi baca ff ini🙂
    Wahh Key nya sombong….Hyeri jadi gadis pelayan cafe ya?? Haha dan Minho sepertinya malaikat penolong Hyeri???!! -_- kwkwk
    Menarik ni ka cerita ff nya🙂
    #semangat baca lagi

    • Hai juga Ria. Silakan baca ff manapun yang kamu suka di blog sini. *mudah2an ada yang disuka*
      Yup! Ini karakter2nya beda sama Archangel. Semoga menghibur yaa dan thank u😉

  15. Finally i got here…..kim key beom si mata rubah kekkekekeke kocak jga ngasih julukannya…..& excuse me miss….excuse me miss kbyang trngiang suara cmpreng khasna urie kibeom alo manggil wkwkwkwkwk…….,, hyeri sabarrr n byak ingat Tuhan yaaaa ngdepin makhluk lngka macam si mata rubah…..,, go Song Eun Cha…go Song Eun Cha……….ni ksah bkalan bgus niii….*_^

    • Yup! Keybeom the fox eyes! Tapi fox eyes suits hem well, kan? .heheh.
      Orang susah emang sering inget Tuhan *plaakkk* tapi kadang kalo udah seneng suka lupa.
      Thank u😉

Gimme Lollipop

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s