[Anime] The Girl Who Leapt Through Time

girl-who-leapt-through-time

Yihiyy!
Anime produksi Ghibli kedua yang kutonton setelah Spirited Away adalah The girl who leapt through time. 
Edeh, agak panjang emang judulnya.hihi.
Tapi, mari kita simak review-nya ^^

Makoto, Chiaki, Kousuke

Film animasi yang diproduksi oleh studio Ghibli di tahun 2006 ini menceritakan mengenai seorang gadis SMA bernama Makoto. Nah, Makoto ini orangnya sembrono luar biasa. Dia suka telat, dandanan ga feminim, ga menarik, dan yang lebih parah dia itu malas dan ga punya tujuan hidup. Suatu pagi, Makoto dibangunkan oleh adik perempuannya karena hari sudah cukup siang untuk pergi sekolah. Makoto tergesa-gesa mengendarai sepedanya menuju sekolah dan tiba di kelas tepat saat bel masuk. Hari itu di kelas diadakan quiz dan tentu aja Makoto ga bisa mengerjakannya. Kesialan Makoto tidak sampai di situ, ia menyebabkan kebakaran di kelas memasak dan membuat teman-temannya marah, pada jam istirahat ia tertimpa oleh tubuh teman lelakinya yang sedang bermain. Di akhir jam sekolah, Makoto yang kebagian tugas piket pergi ke laboratorium untuk mengumpulkan buku tugas kelasnya.

Di papan tulis laboratorium, ia menemukan sebuah tulisan.

Time waits for no one

Saat itu, ia merasa ada seseorang di ruang percobaan. Maka, Makoto masuk ke ruangan itu. Ia hanya menemukan sekelebat bayangan, dan berakhir terjatuh di lantai. Saat itulah ia menemukan sesuatu seperti biji walnut yang memiliki cahaya kemerahan.
Setelah kejadian itu, Makoto pergi ke lapangan untuk bermain lempar bola baseball bersama dua sahabatnya, Kosuke dan Chiaki.
Makoto, Kousuke dan Chiaki adalah sahabat sejal SMP. Koousuke sendiri merupakan pribadi yang cukup cerdas dan punya tujuan untuk masa depannya. Sementara Chiaki ga beda jauh dengan Makoto, ga punya tujuan dan menjalani hidup sebagaimana waktu membawa mereka.

Di perjalanan pulang menuju tempat bibinya bekerja – Musium Nasional Tokyo, lagi, Makoto melakukan hal yang sembrono dengan mengendarai sepeda tergesa-gesa. Sebelum melintasi rel kereta api, Makoto nyaris menabrak seorang Ibu yang sedang berjalan dengan anaknya. Di jalananan yang cukup curam dan menurun, Makoto menyadari bahwa rem sepedanya tidak bekerja dengan baik. Ia tidak bisa menghentikan sepedanya yang melaju kencang. Sementara palang kereta api sudah tertutup karena kereta akan melintas. Saat itulah sepeda Makoto menabrak palang kereta api, Makoto dan sepedanya melewati palang dan terlempar. Saat itu Makoto menyadari ia akan tewas tertabrak kereta api. Tapi, saat ia membuka mata ia tengah diomeli oleh seorang Ibu yang ditabrak olehnya. Ia juga menyadari anak kecil yang bersama Ibu itu, lalu palang kereta api yang tertutup dan kereta api yang melintas.
Makoto bingung karena ia seharusnya tewas tertabrak kereta api itu justru kembali lagi pada waktu beberapa menit yang lalu saat ia hampir menabrak seorang Ibu.

Makoto falls

Makoto menceritakan hal ini pada bibinya-Kazuko-, sang bibi mengatakan bahwa Makoto memiliki kemampuan untuk melintasi waktu. Ia lalu mengatakan, jika Makoto tahu bagaimana caranya kembali ke suatu waktu tertentu, hal itu akan sangat menyenangkan.
Setelah merenung dan memikirkannya, Makoto menyadari bahwa caranya untuk melintasi waktu adalah melompat setinggi mungkin. Ia mencobanya dan berhasil!
Ia berkali-kali menggunakan kemampuannya melompati waktu untuk hal-hal tidak berguna. Seperti menghindari kesialan, agar nilai-nilainya di kelas naik, untuk bisa berkaraoke selama 10 jam, dan menghindari pernyataan cinta dari sahabatnya-Chiaki.

Leapt1

Leprt2

Makoto sings

Setelah kejadian di mana Chiaki menyatakan perasaannya, meski akhirnya Makoto berhasil kembali ke waktu itu berkali-kali dan berhasil mencegah Chiaki melakukan pernyataan itu, kenyataannya Makoto telah mengetahui perasaan Chiaki. Pada akhirnya, ia menghindari Chiaki dan membuat sahabatnya itu kebingungan luar biasa.
Karena perbuatannya mengubah takdir, Chiaki akhirnya dekat dengan gadis lain yang merupakan teman sekelasnya dan itu membuat Makoto sedih. Ia baru menyadari bahwa ia menyukai Chiaki.

Makoto and Chiaki

Saat mandi, makoto menemukan tatto di bagian lengan bawah sikutnya. tatto tersebut menunjukkan angka yang berbeda-beda yang diyakini merupakan jumlah berapa kali ia bisa melompati waktu. Makoto menggunakan sisanya untuk membantu seorang gadis yang menyukai Kousuke.
Hingga kesempatan terakhirnya ia gunakan untuk menghindari pertanyaan Chiaki yang menyadari bahwa Makoto memiliki kemampuan melompati waktu. Sialnya, karena tak memiliki lagi kesempatan untuk melompati waktu. Makoto tidak bisa mencegah Kousuke dan pacarnya yang meminjam sepeda Chiaki -yang remnya rusak- dari kecelakaan di lintasan kereta api.

Di saat kecelakaan seharusnya terjadi di depan mata Makoto, tiba-tiba saja seluruh kota membeku. Di tengah kerumunan orang yang membeku, Makoto menemukan Chiaki. Ia mengatakan telah menggunakan kemampuan terakhirnya untuk melompati waktu untuk mencegah kecelakaan pada Kousuke terjadi.
Chiaki mengatakan bahwa ia datang dari masa depan di mana mereka memiliki alat untuk melompati waktu yang bentuknya seperti biji kenari. Chiaki melompati waktu demi bisa melihat sebuah lukisan yang akan dipajang di Musium Nasional Tokyo karena di masa depan, lukisan itu telah musnah.
Tapi, ia terlalu lama tinggal di masa lalu dan kesempatan terakhirnya telah ia gunakan untuk menyelamatkan Kousuke. Chiaki tidak bisa pulang ke masa depan, dan konsekuensinya ia akan menghilang dari dunia.

Di akhir cerita, Makoto yang patah hati karena Chiaki yang benar-benar menghilang tiba-tiba menemukan tatto di lenganya bertuliskan 01. Saat ia melompat, ternyata ia kembali lagi ke masa lalu, di mana ia baru memiliki kemampuan untuk melompati waktu. Tak mau menyia-nyiakan kesempatan, dan berkat nasehat dari bibinya untuk mengejar masa depan yang telah menunggu, Makoto berlari mencari Chiaki untuk mengatakan apa yang sebenarnya terjadi dan agak Chiaki bisa pulang ke masa depan.

 

MY THOUGHT

Aku dapet anime ini dari salah satu sahabatku yang merupakan senpai-ku di dunia per-anime-an, yaitu Dian. Dian ini adalah sahabatku yang bilang kalo anime2 produksi Ghibli itu bagus2. Maka, pas dapet anime ini, aku ga ragu untuk segera menontonnya.
Setelah dua kali nonton anime produksi Ghibli, aku punya penilian sendiri. Anime produksi Ghibli memiliki ciri khas, yaitu memiliki pesan moral, dan kedua, kalo boleh kubilang visualisasi anime-nya ga sebagus anime2 sekarang pada umumnya. ^^v Tapi, entah kenapa aku tetap merasa bahwa orang2 di anime ini cantik dan ganteng.heheh.

The girl who leapt through time sendiri, awalnya pas aku nonton masih belum notice di mana letak pentingnya film ini. Terlebih karakter Makoto ini kebangetan sembrono, dll. 
Tapi, setelah adegan di mana Makoto baca tulisan “Time Waits For No One” aku ngerasa sesuatu yang luar biasa bakalan segera muncul.

Beberapa adegan di anime ini ada yang bikin aku ngakak luar biasa. Di antaranya pas Makoto sadar bisa melompati waktu dan melakukannya untuk hal2 bodoh dan dia ketawa sarap.hahah.
Meski penuh dengan kekoyolan, pesan moral dari anime ini luar biasa sekali. Apa itu?
Sudah seharusnya kita mempergunakan waktu kita untuk hal yang berguna dan demi masa depan, pergunakan setiap waktu kita sebaik-baiknya karena waktu tidak bisa diputar ulang. Hari ini hanya akan terjadi satu kali dan jangan sampai kita menyesalinya. Kita juga tidak boleh melakukan hal-hal yang merugikan orang lain hanya demi kepentingan sendiri. Dan yang paling penting adalah kita seharusnya bersyukur dengan perasaan cinta yang diberikan oleh orang-orang terdekat kita. Seperti Makoto yang menghindari pernyataan cinta dari Chiaki, pada akhirnya ia tidak pernah mendengar pernyataan itu.

Ada satu adegan, tepatnya di akhir yang bikin aku terharu sampe meneteskan air mata. Aku bukan tipe orang yang suka romantis2an, apalagi yang cheesy atau fluffy. Dan adegan sederhana ini entah kenapa bikin aku terharu. Ngerasa perasaan Chiaki tulus banget. Hanya satu kalimat terakhir, tapi bikin aku mewek…😥

chiaki-makoto2

Guess what will happen?
Okay, I give you a clue…

Makoto-chiaki

Warm… You’re almost right, Dude…
Here the next one.
Gosh! I love this scene very much >\\\\\\\\<

I'll be waiting in future

I’ll be waiting in the future

Kyaa…. Chiaki… you made me so crazy….
Heheh. Sorry, you’re wrong if you guess they gonna be kiss.
Ini so sweet banget kan lah, liat cara Chiaki meluk Makoto. Ah! Mau banget dipeluk begitu…

Sekian review-nya. So, siapapun itu, usia berapapun, aku pikir wajib nonton anime ini agar lebih menghargai waktunya.
Tetap semangat dan selalu lakukan yang terbaik😉
Kejarlah masa depan yang sedang menunggumu. Jangan tunggu masa depan untuk mengejarmu! Go! Go! Go! ^^#9

Gimme Lollipop

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s